
Opini Publik,-
Pembangunan yang tidak merata di daerah kepulauan, seperti Maluku dan daerah kepulauan lainnya menjadi ancaman langsung terhadap cita - cita Indonesia sebagai Negara Maritim. Karena, tanpa konektivitas logistik yang adil, disparitas harga barang dan masalah kesenjangan kesejahteraan antar wilayah akan menghambat potensi ekonomi maritim secara keseluruhan.
Yang menjadi akar masalah dan tantangan utama, adalah jika ketimpangan pembangunan kepulauan dibiarkan kemudian jalur Logistik yang tidak efisien, bongkar muat yang lambat dan biaya logistik yang masih tinggi di angka dari PDB membuat biaya pengiriman antar-pulau lebih mahal daripada ekspor-impor. Ini, tentunya masalah memperlambat perputaran ekonomi lokal di wilayah Timur dan luar Jawa.
Kesenjangan Kesejahteraan dan pelayanan dasar fokus pembangunan yang sering kali condong ke daratan (land-based) membuat masyarakat pesisir, pulau - pulau kecil dan wilayah terluar tertinggal dalam hal infrastruktur dan aksesibilitas, sehingga potensi maritim tidak tergarap secara optimal.
Fredi Moses Ulemlem SH,. MH.
(Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan Publik)
Penyalahgunaan ruang laut dan Konflik pemanfaatan laut, bila tidak terencana dengan baik memicu kerusakan ekosistem dan sengketa antar pihak.
Strategi Konektivitas Nasional itu penting, guna mengatasi masalah ini. Pemerintah harus serius menggenjot pengembangan, berbagai pelabuhan strategis serta jalan tol laut untuk menekan disparitas harga dan menyeimbangkan distribusi logistik secara nasional.
Dalam rangka mewujudkan Poros Maritim Dunia, darat dan laut dibangun oleh pemerintah pusat sebagai satu kesatuan yang utuh, seimbang dan berkeadilan. Maka, dengan begitu mimpi kita menjadi Negara Maritim akan terwujud.
Konsep negara maritim sejati, bertumpu pada optimalisasi seluruh potensi kelautan untuk kesejahteraan rakyat, pengamanan laut hanyalah fondasi. Pembangunan nyatanya mencakup pengembangan infrastruktur pelabuhan, industri perikanan, pariwisata bahari hingga kemandirian logistik dan galangan kapal nasional itu sangat penting guna menekan disparitas ekonomi antar wilayah.
Editor Toni Mardiana.
Oleh : Fredi Moses Ulemlem SH,. MH. (Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan Publik)
Konsep negara maritim sejati, bertumpu pada optimalisasi seluruh potensi kelautan untuk kesejahteraan rakyat, pengamanan laut hanyalah fondasi. Pembangunan nyatanya mencakup pengembangan infrastruktur pelabuhan, industri perikanan, pariwisata bahari hingga kemandirian logistik dan galangan kapal nasional itu sangat penting guna menekan disparitas ekonomi antar wilayah.
Editor Toni Mardiana.
Oleh : Fredi Moses Ulemlem SH,. MH. (Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan Publik)
