KABUPATEN BANDUNG BARAT – SMP Negeri 1 Ngamprah menetapkan hasil kelulusan siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026. Berdasarkan hasil rapat dewan guru serta ketentuan yang berlaku di sekolah, sebanyak 394 siswa kelas IX dinyatakan lulus seluruhnya dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen, Selasa (2/6/2026).
Kepala SMP Negeri 1 Ngamprah, Tono Sumartono, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan para siswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian proses pembelajaran selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
"Puji syukur ke hadirat Allah SWT. Pada kesempatan ini kami menyampaikan bahwa murid kelas IX SMP Negeri 1 Ngamprah Tahun Ajaran 2025/2026 telah menyelesaikan seluruh rangkaian proses pembelajaran dengan baik, dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen," ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa dan siswi yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama.
"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh siswa dan siswi atas kelulusan yang telah diraih. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi meraih harapan dan cita-cita," katanya.
Selain itu, pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali murid yang selama ini telah memberikan dukungan penuh serta mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SMP Negeri 1 Ngamprah.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua murid yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada SMP Negeri 1 Ngamprah dalam mendidik putra-putrinya. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara sekolah, siswa, dan orang tua," tambahnya.
Di akhir pesannya, Tono Sumartono berpesan kepada para lulusan agar senantiasa menjaga nama baik almamater, terus menuntut ilmu, serta menjunjung tinggi akhlak dan nilai-nilai positif dalam kehidupan.
"Jagalah nama baik almamater SMP Negeri 1 Ngamprah. Teruslah menuntut ilmu, berakhlak mulia, dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara," pungkasnya.
(Yusup)
