BANDUNG BARAT,-
Pokja Wartawan Bandung Barat, menggelar silaturahmi bertujuan untuk mempererat kebersamaan, solidaritas dan mampu mengendalikan independensi serta mampu menghadapi tantangan dan resiko sebagai profesi jurnalistik diawal tahun 2026 pada Jum'at (9/1/2025).
Pola konsep kegiatan dengan maksud, selalu menjaga integritas jurnalisme, selain itu membahas tentang program Kelompok Kerja dan agenda pembahasan untuk pematangan pembentukan kepengurusan di KSB Pokja Wartawan KBB serta evaluasi keanggotaan baru termasuk peran keanggotaan yang aktif dan non-aktif.
M. Raup selaku ketua, bahwa tujuan utama silaturahmi ini tiadalain memupuk rasa kebersamaan diantara pengurus dan anggota juga siap menghadapi tantangan dan resiko bagi profesi jurnalistik. Mengingat, bahwa selama ini harus mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas profesi mengahadapi diawal tahun yang kian semakin berat menghadapi tantangan dan resiko dihadapi berbagai persoalan dimasyarakat tidak terlepas dari kata kunci independensi. "Ungkapnya.
Komitmen prinsip, diantara para pengurus dan anggota diantaranya :
- Mempererat Solidaritas : Membangun kebersamaan dan kekompakan di antara wartawan.
- Menjaga Integritas Profesi : Menekankan pentingnya kode etik dan profesionalisme jurnalis.
- Evaluasi dan Koordinasi : Membahas tantangan dan permasalahan dalam kerja jurnalistik.
- Menjalin Hubungan Baik : Memperkuat hubungan dengan stakeholder, termasuk pejabat publik, karena Wartawan sebagai Pemegang Kebijakan Opini Publik.
"Selama anggota menjaga integritas, kami akan siap membela dan menjunjung tinggi kebebasan pers yang mana sebagai pilar ke-4 di Republik tercinta ini, tumbuhkan semangat, kedepankan keadilan dimata publik. Kami, merupakan bagian pejuang penyambung lidah rakyat untuk mendorong terlaksananya cita - cita kemerdekaan (NKRI) walaupun dengan segenggam pena, kita mampu mengalahkan secanggih senjata apapun".
Dan, kami pun berkomitmen mendukung penuh program - program mulia Presiden RI Prabowo, "Semoga tercapai dan terlaksana dengan baik, atas kepemimpinannya. "Tutupnya. (Redaksi)
Editor Toni Mardiana.


