BANDUNG BARAT, elitkita.com — Semangat kemerdekaan terasa kental di RW 15, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Warga setempat bergotong royong menyulap lingkungan permukiman menjadi lebih semarak dan penuh warna guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Untuk mempercantik lingkungan, warga memanfaatkan berbagai bahan yang tersedia, termasuk barang bekas yang dikreasikan menjadi ornamen penghias kampung. Lampu-lampu hias dipasang di sepanjang jalan dan gang. Saat malam tiba, pendar cahaya dari berbagai ornamen tersebut membuat suasana RW 15 terlihat sangat meriah.
Selain lampu hias, sejumlah ruas jalan dan gang juga dipercantik dengan cat warna-warni. Penataan kreatif ini membuat lingkungan permukiman terlihat lebih cerah dan memiliki karakter tersendiri. Kreativitas warga ini sekilas mengingatkan pada gaya penataan lingkungan yang belakangan kerap diaplikasikan di Jawa Barat, seperti yang sering digagas oleh Dedi Mulyadi (KDM).
Gotong Royong Jadi Warisan Warga
Salah seorang warga RW 15, A. Hendrawan, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar untuk memeriahkan HUT RI, melainkan juga menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa kekeluargaan antarwarga.
"Peringatan HUT RI ke-81 ini, selain untuk mempererat tali silaturahmi, juga menumbuhkan rasa kekeluargaan di antara warga masyarakat," ujar A. Hendrawan.
Ia menilai semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus diwariskan kepada generasi muda karena nilai tersebut merupakan bagian dari budaya luhur yang sudah mengakar sejak lama.
"Budaya gotong royong di RW 15 sudah tumbuh cukup lama. Ini merupakan warisan dari kakek, nenek, dan para leluhur yang harus terus dijaga. Salah satu cara menjaganya adalah melalui kegiatan bersama seperti ini," katanya.
Hendrawan menegaskan, esensi utama dari kegiatan ini bukan sekadar keindahan visual semata, melainkan ruang bagi warga untuk memperkuat komunikasi, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. "Yang paling penting bukan hanya kampungnya menjadi indah, tetapi bagaimana warga bisa berkumpul, bekerja bersama, dan menjaga rasa persaudaraan," tuturnya.
Ditinjau Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat
Aksi kreatif warga RW 15 ini mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Desa Wangunsari. Kepala Desa Wangunsari, H. Diki Rohani, bersama sejumlah tokoh masyarakat turut meninjau langsung ke lokasi untuk melihat suasana lingkungan yang telah dipercantik.
Kehadiran kepala desa dan para tokoh masyarakat ini menjadi bentuk dukungan moral terhadap kreativitas serta tingginya semangat gotong royong warga dalam menyambut hari kemerdekaan.
Bagi warga RW 15, kemeriahan HUT RI tahun ini terasa jauh lebih bermakna karena dirayakan melalui aksi nyata kebersamaan. Mulai dari pendar lampu hias, goresan cat warna-warni, hingga kerja bakti, semuanya menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup subur melalui jalinan persaudaraan yang erat.
(Yusup / elitkita.com)

.jpeg)
