Bandung | elitkita.com – Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal menggelar Kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XXII Tahun 2026 dengan mengusung tema "Melalui BBGRM Kita Tingkatkan Kebersamaan Mewujudkan Bandung UTAMA", Kamis (16/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan di tingkat kewilayahan. Melalui Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen menjaga nilai-nilai gotong royong sebagai budaya bangsa yang tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Bandung Toni Wijaya, SE., SH, Lurah Kacapiring Salasawati Yusoso Putri, S.P., Ketua LPM Kelurahan Kacapiring Nandang Syaripudin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat Dadang Solihin (Dasol) yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Paguyuban Sukabumi Dalam (PASUDA), serta jajaran Linmas Kelurahan Kacapiring. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi yang terus terjalin antara pemerintah, TNI-Polri, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.
Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh pengurus RT dan RW, kader PKK, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga Kelurahan Kacapiring yang secara bersama-sama mendukung terlaksananya kegiatan BBGRM sebagai bentuk nyata penguatan semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Anggota DPRD Kota Bandung Toni Wijaya, SE., SH mengapresiasi penyelenggaraan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat sebagai momentum mempererat persatuan dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Gotong royong merupakan nilai luhur bangsa yang harus terus dijaga. Melalui kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, berbagai persoalan lingkungan maupun sosial dapat diselesaikan secara bersama-sama," tuturnya.
Ia berharap budaya gotong royong tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat sebagai modal utama membangun Kota Bandung yang semakin maju dan berdaya saing.
Sementara itu, Lurah Kacapiring Salasawati Yusoso Putri, S.P. mengatakan bahwa Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat merupakan salah satu agenda yang bertujuan memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, aman, dan harmonis.
"Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial perlu terus dipelihara sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan di tingkat kewilayahan," ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan dukungan aktif dari seluruh unsur masyarakat melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.
Senada dengan itu, Ketua LPM Kelurahan Kacapiring Nandang Syaripudin mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kekompakan serta menghidupkan budaya gotong royong sebagai identitas bangsa Indonesia yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Ia menilai keberhasilan pembangunan lingkungan akan lebih mudah diwujudkan apabila seluruh unsur masyarakat mampu berkolaborasi, saling membantu, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya.
Tokoh masyarakat Dadang Solihin (Dasol) yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Paguyuban Sukabumi Dalam (PASUDA) menambahkan bahwa pembangunan lingkungan tidak hanya menjadi tugas pemerintah semata, tetapi memerlukan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.
"Semoga semangat gotong royong terus tumbuh sehingga tercipta lingkungan yang semakin maju, tertib, aman, nyaman, dan penuh rasa kekeluargaan," jelasnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap agenda yang telah disiapkan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat budaya gotong royong di wilayah Kelurahan Kacapiring.
Momentum BBGRM ke-XXII ini sekaligus menjadi penguat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menumbuhkan budaya gotong royong sebagai nilai luhur bangsa yang tetap relevan untuk mendukung pembangunan yang partisipatif, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Meski demikian, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sangat disayangkan Ketua RW 06 tidak dapat hadir, sehingga belum dapat bergabung bersama unsur kewilayahan lainnya dalam momentum kebersamaan tersebut.
Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan semangat gotong royong terus menjadi fondasi dalam mewujudkan Kelurahan Kacapiring yang semakin maju, tertata, nyaman, aman, dan berdaya saing, sekaligus mendukung terwujudnya Bandung UTAMA (Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis).
Semangat kebersamaan yang tercermin dalam Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tahunan semata, melainkan menjadi budaya yang terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Dengan demikian, kolaborasi antara pemerintah, lembaga kemasyarakatan, dan warga akan semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Bandung. (B)



