Bandung | elitkita.com – Hari kedua Asia Africa Festival (AAF) 2026 berlangsung semarak dengan digelarnya Asia Africa Market di kawasan Jalan Braga, Kota Bandung, Minggu (12/7/2026). Ribuan warga memadati lokasi sejak pagi hingga sore untuk menikmati beragam hiburan, berburu kuliner, serta melihat produk-produk unggulan UMKM yang ditampilkan selama festival berlangsung.
Mengusung tema "Unity in Diversity, Rising in Harmony", kawasan Braga disulap menjadi ruang kolaborasi budaya, ekonomi kreatif, dan hiburan yang menghadirkan nuansa persahabatan negara-negara Asia dan Afrika.
Salah satu daya tarik utama adalah panggung musik yang menghadirkan penampilan sejumlah musisi dan band. Alunan musik yang menghibur membuat pengunjung antusias berkumpul di depan panggung, bernyanyi bersama, hingga mengabadikan momen bersama keluarga dan sahabat.
Selain hiburan musik, puluhan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menawarkan beragam produk, mulai dari kuliner khas Bandung, minuman, fesyen, kerajinan tangan, hingga berbagai produk ekonomi kreatif. Kehadiran Asia Africa Market menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada wisatawan domestik maupun tamu mancanegara yang hadir dalam rangkaian Asia Africa Festival 2026.
Suasana yang tertib, aman, dan penuh semangat membuat kawasan Braga dipenuhi masyarakat dari berbagai daerah di Bandung Raya hingga luar kota.
Salah seorang pengunjung, Rizky, warga Kota Bandung, mengaku sengaja datang bersama teman-temannya untuk menikmati kemeriahan festival.
"Acaranya luar biasa meriah. Saya paling menikmati penampilan musiknya, suasananya hidup dan ramai. Setelah menonton, kami juga keliling melihat stan UMKM dan mencoba berbagai kuliner. Semoga Asia Africa Festival terus menjadi agenda tahunan karena selain menghibur, juga sangat membantu pelaku usaha kecil dan membuat Bandung semakin dikenal dunia," ujar Rizky.
Menurutnya, penyelenggaraan festival seperti ini mampu menghadirkan dampak positif bagi masyarakat karena tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian lokal.
Asia Africa Festival 2026 kembali membuktikan bahwa Bandung tidak hanya dikenal sebagai kota bersejarah lahirnya semangat Konferensi Asia Afrika, tetapi juga sebagai kota kreatif yang mampu menyatukan budaya, seni, ekonomi, dan kolaborasi internasional dalam satu perhelatan yang dinikmati seluruh lapisan masyarakat. (B)

