Bandung – Ribuan warga memadati Panggung Outdoor di Jl. Cikawao No. 56, Kelurahan Cikawao, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Sabtu (13/9/2025) malam untuk menghadiri Tabligh Akbar bertajuk “Bandung Bersholawat.”
Kegiatan ini digelar oleh Gerakan Berkah Bandung Raya (GEBER BARAYA) dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat silaturahmi umat. Sejumlah ulama dan habaib memimpin lantunan sholawat dan tausiah, di antaranya Habib Ali Ridho bin Fauzi bin Yahya, Habib Muhammad Dhiya bin Shahab, Abuya Prof. Dr. KH. M. Muhyiddin AQMA, KH. Agus Muhammad Shodiq, serta kiai dan ustaz dari berbagai pesantren di Bandung dan sekitarnya.
Acara diikuti oleh ± 300 jamaah dari berbagai kalangan, termasuk Wakil Wali Kota Bandung Dr. H. Erwin, S.E., M.Pd, jajaran Polda Jawa Barat, unsur Muspika Kecamatan Lengkong, serta tokoh masyarakat dan komunitas pemuda Kota Bandung.
Turut hadir pula Abuya Prof. Dr. (H.C.) KH. Muhammad Muhyiddin Abdul Qodir Al-Manafi, MA, AKBP Ade Hermanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR (Wadir Binmas Polda Jabar), Sony Teguh Prasatya, S.Sos., M.M (Sekretaris Bakesbangpol Kota Bandung), Irman Nugraha, S.H., M.H (Kabid Ketahanan Ekososbud, Agama dan Ormas Bakesbangpol Jabar), Wiwit Afiantoro, S.Sos (Camat Lengkong), Dedy Djunaedi, S.Sos, Diki Dasuki, S.Sos, unsur Kecamatan Lengkong, Polsek, Koramil 1804/Rgl, Majelis Bersatu Cinta Motor, Majelis Jalsah Utsnaini, komunitas motor, komunitas driver ojol, dan tokoh-tokoh masyarakat Cikawao.
Acara dimulai pukul 18.30 WIB dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan lantunan sholawat, sambutan, dan tausiah. Pukul 20.45 WIB, Wakil Wali Kota Bandung tiba di lokasi dan disambut meriah oleh jamaah.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bandung Dr. H. Erwin menyampaikan pesan penting:
“Perbaiki sholatmu maka Allah akan perbaiki hidupmu sesuai janji-Nya. Rasulullah SAW adalah sebaik-baiknya teladan dan guru. Beliau yang membuat Piagam Madinah, maka jagalah kerukunan di Kota Bandung sebagaimana Piagam Madinah itu. Jangan sampai ada hoaks atau narasi yang memecah belah kerukunan. Mari kita tingkatkan Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota. Jaga juga fasilitas umum karena itu milik kita bersama,” tegasnya.
Ia juga mendoakan agar seluruh jamaah menjadi ahli surga dan mengingatkan empat pilar penting penopang tegaknya suatu wilayah: ulama, umaro, pengusaha, dan masyarakat.
AKBP Ade Hermanto yang mewakili Kapolda Jabar turut menyampaikan tausiah dan mengajak jamaah menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di Kota Bandung.
Selain tokoh pemerintahan, Sony Teguh Prasatya menggerakkan komunitas dan organisasi kepemudaan untuk ikut berpartisipasi.
“Pemuda adalah penerus perjuangan. Kita harus hadir di kegiatan yang mendekatkan diri kepada Allah dan mempererat persaudaraan. Mari jadikan Bandung bukan hanya kota maju secara teknologi, tapi juga kaya nilai religius dan kebersamaan,” seru Sony.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya tokoh-tokoh Kota Bandung, seperti Iwan Kusang, Aji Ompong, Ade Bor, Doni Wiranatakusumah, Chandra Ochan, serta para pemuda dari berbagai komunitas Ikatan Keluarga Besar B, Viper Indonesia, Dacosta ikut memeriahkan jalannya tabligh akbar.
Suasana semakin hidup dengan peran MC Babang Adji Sulaeman yang memandu jalannya acara dengan gaya komunikatif dan energik. Lantunan sholawat yang menggema membuat jamaah hanyut dalam kekhidmatan.
Panitia penyelenggara Yohan Yohanes menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus mendoakan agar Bandung selalu aman, damai, dan kondusif. Panitia juga menyediakan fasilitas donasi melalui rekening resmi bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu kegiatan sosial dan keberlanjutan acara serupa.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama pada pukul 21.25 WIB dan selesai pukul 21.30 WIB dengan situasi aman, tertib, dan kondusif.
(B.Irawan)
Fotografer:
Wanda Aditya





