Bandung | elitkita.com – Kesalahpahaman terkait sebuah pemberitaan yang sebelumnya beredar di media sosial akhirnya diselesaikan melalui komunikasi dan klarifikasi antara pihak terkait.
Ketua PC 10.09 KB FKPPI Kota Bandung, Adde Mararif, S.E., menyampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan jajaran MEDIA INFO POLRI dalam menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Sebelumnya, muncul pemberitaan di akun TikTok MEDIA INFO POLRI yang berkaitan dengan Asep Budi Pramono, yang disebut sebagai mantan pengurus KB FKPPI Rayon Kiaracondong. Pemberitaan tersebut kemudian menimbulkan kesalahpahaman di antara pihak-pihak yang berkaitan.
Dalam proses penyelesaian, wartawan yang disebut bernama Ganjar alias “Jakir” menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua PC 10.09 KB FKPPI Kota Bandung serta keluarga besar KB FKPPI Kota Bandung.
Sementara itu, pihak redaksi MEDIA INFO POLRI juga mengambil langkah internal terhadap yang bersangkutan. Berdasarkan Surat Keputusan Redaksi Nomor: 02/SK-Red/VII/2026, Ganjar diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Perwakilan (Kaperwil) Jawa Barat.
Pada Kamis, 30 Juli 2026, Pemimpin Redaksi MEDIA INFO POLRI, Aom Ricky Tamara, juga mendatangi Sekretariat PC 10.09 KB FKPPI Kota Bandung untuk menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf secara langsung.
Dalam pertemuan tersebut, pihak redaksi menyampaikan adanya evaluasi terhadap proses editorial terkait konten yang dipermasalahkan. Redaksi juga menyatakan bahwa pemberitaan tersebut telah diturunkan dari sejumlah platform.
Selain itu, manajemen MEDIA INFO POLRI menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap mekanisme editorial, termasuk proses verifikasi dan konfirmasi sebelum sebuah informasi dipublikasikan.
Adde Mararif mengapresiasi penyelesaian tersebut dan berharap persoalan yang terjadi dapat menjadi pembelajaran bersama bagi insan pers maupun organisasi masyarakat.
Ia menekankan pentingnya mengedepankan verifikasi, konfirmasi, akurasi, dan keberimbangan dalam penyampaian informasi kepada publik.
“Yang terpenting adalah bagaimana persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan tetap menjaga hubungan baik antara organisasi masyarakat dengan insan pers,” ujarnya.
Adde juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus, anggota, serta keluarga besar KB FKPPI Kota Bandung yang dinilai telah menjaga kondusivitas selama proses penyelesaian berlangsung.
Menurutnya, hubungan antara organisasi masyarakat dan media perlu terus dibangun secara profesional dengan mengedepankan sikap saling menghormati serta tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Penyelesaian secara dialogis tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas antara organisasi masyarakat dan media dalam menciptakan iklim informasi yang sehat, objektif, dan bertanggung jawab. (B)
