Bandung – Satu tahun perjalanan program Bandung Utama menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam menghadirkan tata kelola kota yang lebih baik. Berbagai langkah pembenahan terus dilakukan demi mewujudkan Kota Bandung yang aman, tertib, nyaman, dan berdaya saing.
Semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam setiap program dan kebijakan. Perubahan dinilai tidak hanya hadir melalui regulasi, tetapi juga melalui partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman di lingkungan masing-masing.
Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung sebagai bagian dari Pemerintah Daerah terus menunjukkan perannya dalam mendukung program Bandung Utama. Melalui penegakan Peraturan Daerah (Perda), pengawasan ketertiban umum, serta pelayanan yang profesional dan humanis, Satpol PP berkomitmen menjaga stabilitas dan kondusivitas kota.
Menanggapi satu tahun pelaksanaan Bandung Utama, Pengamat Publik Saeful Zaman menilai program tersebut telah menunjukkan arah yang positif, terutama dalam penguatan aspek ketertiban dan tata kelola.
“Dalam satu tahun ini, terlihat adanya konsistensi penegakan aturan dan pembenahan di beberapa sektor. Namun evaluasi tetap penting agar program tidak stagnan dan terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya integritas aparat dan transparansi kebijakan agar kepercayaan publik semakin meningkat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Satpol PP, dan masyarakat harus terus diperkuat.
“Keberhasilan program kota tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi oleh sejauh mana masyarakat merasa dilibatkan dan dilindungi,” tambahnya.
Dengan semangat kebersamaan, seluruh elemen diharapkan terus bergerak bersama dalam melanjutkan pengabdian demi terwujudnya Kota Bandung yang Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis. (B)



