Kabupaten Bandung,-
Musyawarah Daerah (Musda) VIII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Soreang dilaksanakan pada Kamis, 15 Oktober 2026, bertempat di Pondok Pesantren Al Jawahir, Soreang Kabupaten Bandung. Musda ini, menghasilkan keputusan menetapkan KH. Mamat Saeful Qodir M.Si., sesepuh Pondok Pesantren Al Jawahir, sebagai Ketua MUI Kecamatan Soreang untuk masa khidmat 2026–2031. Jumat, 16/10/2026.
Kegiatan ini menjadi wadah musyawarah bagi jajaran pengurus MUI Kecamatan Soreang bersama para pemangku kepentingan keagamaan untuk memulai kepengurusan sebelumnya, sekaligus membentuk arah kepemimpinan organisasi dalam lima tahun ke depan.
Musda ditampilkan oleh; Camat Soreang, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bandung beserta jajaran, Ketua dan Pengurus MUI Kecamatan Soreang, Ketua MUI Desa se-Kecamatan Soreang dan Pimpinan Pondok Pesantren seta Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam.
Kehadiran berbagai unsur tersebut, mencerminkan pentingnya sinergi antara ulama, pemerintah, lembaga pendidikan pesantren dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga kehidupan keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat.
Melalui forum musyawarah, peserta Musda VIII menetapkan KH. Mamat Saeful Qodir M.Si., sebagai Ketua MUI Kecamatan Soreang masa khidmat 2026–2031.
Terpilihnya sesepuh Pondok Pesantren Al Jawahir ini diharapkan menjadi momentum untuk, melanjutkan pengabdian MUI dalam membimbing umat dan Memperkuat ukhuwah Islamiyah serta Meningkatkan peran ulama dalam menjawab masalah keagamaan dan sosial kemasyarakatan begitupun Mempererat komunikasi dan koordinasi antara MUI kecamatan, MUI desa, pondok pesantren, ormas Islam, dan pemerintah setempat
MUI, sebagai wadah musyawarah para ulama, zuama dan cendekiawan umat Islam memiliki peran sentral dalam memberikan bimbingan keagamaan, memperkuat persatuan umat serta mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat yang rukun dan berakhlak mulia.
Sinergi antara MUI dan Pemerintah Kecamatan menjadi sangat penting dalam mendukung pembangunan masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga memperhatikan penguatan moral, spiritual dan kehidupan sosial keagamaan. Keterlibatan para ketua MUI Desa, pimpinan pesantren dan pengurus ormas Islam menjadi modal berharga untuk membangun komunikasi yang lebih erat dan kolaborasi yang lebih kuat.
Kepengurusan baru diharapkan dapat; Melanjutkan program kerja yang telah berjalan dengan baik; Meningkatkan pelayanan keagamaan kepada masyarakat; Memperkuat pembinaan umat; Membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.
Musda VIII MUI Kecamatan Soreang bukan sekedar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama menjadikan ulama sebagai pilar penting dalam menjaga persatuan, membangun akhlak masyarakat dan merawat kehidupan keagamaan yang damai.
Selamat mengemban amanah kepada KH. Mamat Saeful Qodir M.Si., sebagai Ketua MUI Kecamatan Soreang masa khidmat 2026–2031. Semoga selalu diberikan kekuatan, keikhlasan dan kebijaksanaan dalam membimbing umat serta memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Sumber Kontributor : Dr. H. Furqon Arifin MMPd. (Pengurus MUI Kabupaten Bandung Bidang Pendidikan, Dosen STAI Yamisa)
Editor TM.



