BANDUNG, –
Pemandangan menyayat hati kembali menghiasi lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 009 Cikadut Kecamatan Mandalajati Kota Bandung, sekolah tersebut seolah menjadi "langganan" dampak banjir setiap kali curah hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat. Tanpa butuh waktu lama, air banjir pasti meluap hingga masuk ke dalam ruang - ruang kelas, yang secara langsung mengganggu seluruh proses belajar mengajar siswa Selasa, 4 Agustus 2026.
Ironisnya, sekolah yang terletak tepat di pinggir Jalan Provinsi Jawa Barat ini justru terkesan seolah terlupakan. Warga sekitar, guru maupun orang tua murid mengaku belum melihat adanya tindakan nyata atau perhatian serius dari Dinas Pendidikan Kota Bandung untuk mengatasi masalah ini secara tuntas.
"Sudah bertahun-tahun begini kondisinya, kalau hujan deras sebentar saja, air langsung masuk ke dalam kelas. Buku pelajaran sering basah kuyup, lantai menjadi licin dan sangat berbahaya bagi anak - anak, sehingga kami terpaksa harus menghentikan kegiatan belajar mengajar, " ungkap salah satu guru yang enggan disebutkan namanya saat ditemui pada Selasa (4/8/2026).
Air yang menggenangi ruang kelas tidak hanya membawa lumpur dan sampah sisa luapan, tetapi juga meninggalkan bau tak sedap yang mengganggu. Lebih dari itu, kondisi ini memicu kekhawatiran besar akan munculnya berbagai penyakit kulit hingga gangguan pernapasan bagi para siswa yang setiap hari harus beraktivitas di sana. Padahal akses menuju sekolah ini sangat mudah, karena berada tepat di jalan utama provinsi namun nasib ratusan siswa yang bersekolah di sana justru terabaikan.
Menurut hasil laporan sementara yang diterima redaksi, pihak Kepala Sekolah beserta jajaran guru sudah berkali-kali menyampaikan laporan dan permohonan resmi terkait perbaikan saluran drainase serta penanganan genangan air di lingkungan sekolah. Namun hingga berita ini dimuat, belum ada tanggapan berarti maupun langkah perbaikan nyata dari pihak berwenang.
Beberapa orang tua siswa menyampaikan harapan, agar Dinas Pendidikan Kota Bandung segera turun tangan, melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan memberikan solusi jangka panjang. Mereka memohon, agar hak mendapatkan sarana dan prasarana pendidikan yang layak bagi anak - anak tidak terus terganggu hanya karena masalah banjir yang seharusnya dapat diselesaikan dengan perencanaan yang tepat.
"Sekolah ini posisinya di pinggir jalan provinsi, sangat mudah dijangkau. Masa instansi terkait tidak melihat penderitaan anak - anak kami setiap kali hujan turun ?, kami sangat berharap ada perhatian serius dari pihak berwenang," pinta perwakilan orang tua murid dengan nada memelas.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi dan meminta klarifikasi resmi dari Dinas Pendidikan Kota Bandung terkait kondisi darurat yang dialami SDN 009 Cikadut ini. (Redaksi)
Editor Toni Mardiana.
