Karawang,-
Semangat tersebut mengemuka dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang yang digelar di Ballroom Hotel Swiss-Belinn Karawang, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Jawa Barat sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Golkar, Atalia Praratya, serta tokoh senior Golkar Karawang, H. Dadang S. Muchtar atau akrab disapa Dasim.
Dalam sambutannya, Daniel menyampaikan harapan agar kepemimpinan Abdul Azis mampu membawa Partai Golkar Karawang kembali meraih kejayaan politik. Karawang memiliki sejarah panjang sebagai salah satu basis kekuatan Partai Golkar.
"Tanpa mendahului takdir Allah SWT, saya ucapkan selamat kepada Abdul Azis," ujar Daniel.
Ia menegaskan, keberhasilan Golkar dalam menghadapi agenda politik mendatang sangat bergantung pada soliditas organisasi, mulai dari tingkat kabupaten hingga pengurus kecamatan.
"Insyaallah, kalau semangat konsolidasi dibangkitkan kembali, Golkar bisa menang lagi. Tapi syaratnya memang harus kompak, menjaga konsolidasi," tegasnya.
Daniel juga mengingatkan agar proses Musda, termasuk apabila berlangsung secara aklamasi, tidak meninggalkan persoalan internal. Seluruh kelompok dan kader harus tetap dirangkul demi menjaga persatuan partai. Dinamika dalam Musda harus segera diakhiri setelah keputusan organisasi ditetapkan.
Menariknya, Daniel turut melontarkan candaan politik di hadapan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh yang diketahui merupakan kader Partai Gerindra.
"Jadi Pak Bupati, kalau Gerindra dapat berapa di Karawang, delapan ya! Delapan kursi di legislatif, ya Golkar tujuh setengah-lah," kelakar Daniel yang disambut suasana hangat.
Pernyataan tersebut menjadi gambaran optimisme Golkar untuk meningkatkan kekuatan politiknya di Kabupaten Karawang.
Kini, tantangan kepemimpinan Abdul Azis adalah membangun soliditas kader, memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah, serta menghadirkan kerja politik yang mampu mendapatkan kepercayaan masyarakat.
(ah)