BANDUNG,-
Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar), terus memperkuat langkah preventif dan penindakan peredaran terhadap gelap narkotika di wilayah hukumnya. Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan Operasi Antik Lodaya, yang dirancang khusus untuk menciptakan situasi keamanan dan menjaga masyarakat yang semakin kondusif, sejak Senin (10/12/2026).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, SIK,. MH, menjelaskan bahwa untuk menjamin kelancaran dan efektivitas di lapangan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar melaksanakan kegiatan pengawasan secara berkala ke seluruh jajaran Polres. Kegiatan ini didasarkan pada ketentuan dan rencana operasi resmi untuk mengoptimalkan kinerja pencegahan narkotika, psikotropika dan zat adiktif ilegal lainnya.
Pengawasan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah khusus dari pimpinan Polda Jabar, dengan membagi personel peninjauan ke dalam dua tim utama; Tim A dan Tim B. Kedua tim secara terstruktur, mendatangi berbagai Polres di seluruh wilayah hukum Polda Jabar.
Dalam pelaksanaannya, kedua tim melakukan pengecekan menyeluruh yang mencakup diantaranya, Aspek administrasi, Kesiapan operasional satuan serta Pencapaian sasaran penanganan kasus narkoba.
Setiap personel yang terlibat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, dengan cermat sesuai instruksi yang telah digariskan. Melalui pengawasan dan evaluasi ini, pihak Polda Jabar menargetkan seluruh rangkaian operasi dapat berjalan secara optimal, akuntabel dan tepat sasaran.
Langkah strategis ini, sekaligus menjadi upaya berkelanjutan dalam melindungi masyarakat Jawa Barat dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Pewarta Hidayat.
Editor TM.

