elitKITA.com - M. Totoh Gunawan, pemilik Bintang Pamungkas, memberikan klarifikasi terkait pemanfaatan garasi rumah yang digunakan untuk menunjang kegiatan usahanya.
Ia menegaskan bahwa fasilitas tersebut bukan digunakan untuk pemotongan ayam, melainkan sebagai tempat penyimpanan produk di fasilitas cold storage serta penggilingan daging skala industri rumahan (home industry).
Totoh menjelaskan, kegiatan pemotongan ayam telah dilakukan di tempat tersendiri yang dimiliki perusahaannya. Fasilitas pemotongan tersebut, menurut dia, telah mengantongi sertifikat halal dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV).
“Ini kami manfaatkan garasi rumah untuk penyimpanan cold storage, bukan untuk pemotongan. Kami sudah memiliki tempat pemotongan sendiri yang telah bersertifikat halal dan memiliki NKV,” ujar M. Totoh Gunawan.
Ia menjelaskan, pemanfaatan garasi rumah tersebut merupakan bagian dari kebutuhan operasional usaha, khususnya untuk penyimpanan produk agar tetap terjaga kualitas dan suhunya sebelum didistribusikan.
Totoh juga menegaskan bahwa pihaknya tidak mengabaikan kepentingan masyarakat di sekitar lokasi usaha. Menurut dia, berbagai upaya telah dilakukan untuk memberikan manfaat bagi lingkungan, termasuk memperbaiki akses jalan warga dan memasang penerangan jalan.
“Kami juga memperhatikan lingkungan. Jalan warga kami perbaiki dan dipasangi penerangan. Bahkan, untuk kepentingan masyarakat sekitar, kami juga membuatkan masjid,” katanya.
Karena itu, Totoh mengaku merasa heran apabila usahanya dinilai tidak peduli terhadap lingkungan. Ia menilai, kontribusi yang telah dilakukan selama ini merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap kenyamanan dan kebutuhan masyarakat sekitar.
“Jadi, kalau disebut tidak peduli lingkungan, kami merasa aneh. Kami justru berupaya agar keberadaan usaha ini juga memberikan manfaat bagi warga,” ujarnya.
Totoh menegaskan, pihaknya memahami pentingnya menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Ia berharap penjelasan tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai fungsi fasilitas yang digunakan serta kegiatan usaha Bintang Pamungkas.
Menurut dia, kegiatan usaha dan kepentingan lingkungan seharusnya dapat berjalan beriringan. Dengan komunikasi yang baik, ia berharap setiap persoalan dapat dibicarakan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. (Ek)
