![]() |
Dr. H. Sugandi Miharja
Literasi Sains,-
Libur akhir pekan tidak selalu harus diisi dengan perjalanan jauh atau tempat wisata yang ramai. Sesekali, langkah sederhana bersama keluarga menuju pegunungan hijau justru menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna. Jalan kaki menyusuri jalur pegunungan, menghirup udara segar, menikmati pepohonan, lalu bermalam dengan berkemah menjadi cara sederhana untuk kembali dekat dengan alam sekaligus mempererat hubungan keluarga.
Di sepanjang perjalanan, setiap langkah menjadi ruang untuk berbincang. Anak-anak dapat belajar mengenali alam, sementara orang tua menikmati kebersamaan tanpa terganggu kesibukan sehari-hari. Ketika sampai di lokasi camping, mendirikan tenda bersama menjadi pengalaman kecil tentang kerja sama, kemandirian, dan saling membantu.
Menjelang malam, suasana semakin hangat. Duduk bersama di depan tenda, menikmati makanan sederhana, bercanda, dan memandang langit menjadi momen yang sulit digantikan oleh kesibukan digital. Alam mengajarkan bahwa kebahagiaan tidak selalu membutuhkan sesuatu yang mewah.
Jalan kaki ke pegunungan hijau bukan sekadar aktivitas fisik. Ia menjadi perjalanan keluarga untuk memperkuat komunikasi, membangun kenangan, menjaga kebugaran, dan mensyukuri keindahan ciptaan Tuhan. Akhir pekan pun terasa lebih berarti ketika keluarga berjalan bersama, berhenti bersama, dan menikmati alam bersama.
Aleogama.id - Family Therapy
