BANDUNG | elitkita.com — Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Kampung Mekarjati No. 005 RT 05/RW 05, Kelurahan Pasirbiru, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Kamis (27/8/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.15 WIB. Api pertama kali diketahui oleh warga sekitar, termasuk tetangga yang berada di lingkungan Pesantren Al Madina. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena kedua penghuninya sedang berada di luar.
Rumah tersebut diketahui dihuni oleh dua bersaudara yang merupakan anak yatim piatu. Sang kakak, Sandi (23), sedang bekerja, sedangkan adiknya, Rifki (18), masih duduk di kelas 2 SMA.
Berdasarkan laporan Lurah Pasirbiru Misbakhudin kepada Camat Cibiru, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Kesigapan warga sekitar turut membantu mencegah api merembet ke bangunan lainnya. Petugas pemadam kebakaran kemudian datang dengan mengerahkan empat unit kendaraan untuk melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Anggota DPRD Kota Bandung dari Komisi IV, Asep Wawan, SE, turut merespons kejadian tersebut dan menyampaikan keprihatinannya terhadap musibah yang menimpa kedua anak yatim piatu tersebut.
"Kita sangat prihatin dengan kejadian ini. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kesigapan warga membantu memadamkan api sehingga tidak merembet ke mana-mana. Damkar juga sudah turun dengan empat truk dan berhasil memadamkan api," ujar Asep Wawan.
Asep mengatakan, pihaknya telah berupaya mengusulkan bantuan bagi korban melalui Baznas Kota Bandung serta instansi terkait, termasuk DPKP, untuk membantu pemulihan kondisi rumah yang terbakar.
"Kita sudah mengusulkan bantuan ke Baznas Kota Bandung dan DPKP untuk rumahnya. Kita juga akan mengulurkan bantuan kepada pihak korban kebakaran," katanya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat segera direalisasikan, mengingat rumah tersebut merupakan tempat tinggal dua bersaudara yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi dan jaringan listrik di rumah, guna mengantisipasi terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.(B)


