NGAMPRAH, Elitkita.com – Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Merah Putih Kabupaten Bandung Barat (KBB) Masa Bakti 2026-2031 resmi digelar. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail (Jeje Govinda).
Dalam struktur kepengurusan inti yang baru dilantik, posisi Ketua dijabat oleh H. Diki Rohani, S.Pt, Sekretaris dijabat oleh Parhan Pauzi, dan Bendahara diamanahkan kepada Agun Gumilar.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB, Anggota DPRD KBB Ahmad Pauzi, Camat Lembang, Perwakilan Kapolsek Lembang, unsur TNI, serta seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Bandung Barat.
Dalam sambutannya, Bupati Jeje Govinda memberikan apresiasi sekaligus arahan tegas mengenai tata kelola pemerintahan desa. Ada dua poin utama yang menjadi sorotan Bupati:
Tertib Administrasi dan Transparansi keuangan: Pengelolaan keuangan desa, baik yang bersumber dari Dana Desa maupun sumber lainnya, harus dilaksanakan secara tertib, tepat sasaran, dan sesuai peraturan. Desa diwajibkan memberikan penjelasan yang transparan demi menghindari masalah hukum akibat kelemahan administrasi.
Kemandirian Ekonomi Desa: Mengoptimalkan sektor pertanian, peternakan, pariwisata, BUMDes, serta potensi lokal lainnya guna meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2027, Bupati juga mengingatkan peran strategis organisasi ini. Ia meminta APDESI aktif menjaga netralitas serta memastikan penyusunan APBDes dilakukan tepat waktu sesuai aturan yang berlaku.
Secara khusus, Jeje Govinda menitipkan tiga pesan utama bagi kepengurusan baru: Rangkul seluruh kepala desa tanpa terkecuali, Jadikan APDESI sebagai organisasi yang memiliki kerja nyata dan Bangun komunikasi yang harmonis dengan pihak pemerintah daerah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Terpilih DPC APDESI Merah Putih KBB, H. Diki Rohani, S.Pt, mengajak seluruh anggota untuk menyikapi perbedaan pilihan sebagai dinamika organisasi yang wajar. Ia menegaskan kesiapan APDESI untuk memperjuangkan hak-hak desa.
Di tengah tantangan penurunan anggaran desa yang kini menyentuh angka Rp370 juta, H. Diki menekankan pentingnya optimalisasi keuangan dan sinergi potensi yang ada. Pihaknya juga memohon kepada Bupati dan DPRD untuk merumuskan instrumen baru demi mendukung keberlanjutan pembangunan di tingkat desa.
Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum konsolidasi akbar bagi seluruh kepala desa se-KBB dalam mewujudkan Bandung Barat yang lebih baik. (ah)
