SUBANG — Kepedulian seorang mantri terhadap kondisi masyarakat kembali terlihat di tengah kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Subang.
Surangga Jaya, yang akrab disapa Mantri Rangga, bergerak membantu warga Dusun Depong Kaler RW 07, Desa Parigimulya, Kecamatan Cipunagara, yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Melihat kondisi tersebut, Mantri Rangga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang agar kebutuhan air bersih warga dapat segera dipenuhi.
Upaya tersebut kemudian mendapat respons dari BPBD Kabupaten Subang dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.
Bagi Mantri Rangga, persoalan air bersih bukan sekadar persoalan kekurangan pasokan, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat yang harus segera mendapatkan perhatian.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar. Ketika masyarakat mulai kesulitan mendapatkan air, tentu kita harus segera mencari solusi. Jangan sampai warga harus menunggu sampai kondisi semakin parah,” kata Mantri Rangga.
Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Karena itu, ketika mengetahui warga mengalami kesulitan air bersih, ia memilih berkoordinasi dengan pihak terkait agar bantuan dapat segera diberikan.
“Kami berusaha menyampaikan kondisi yang dialami masyarakat kepada pihak terkait. Alhamdulillah, BPBD Kabupaten Subang merespons dengan baik dan bantuan air bersih bisa disalurkan kepada warga,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi respons BPBD Kabupaten Subang yang bergerak membantu masyarakat di tengah kondisi kekeringan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD Kabupaten Subang. Respons cepat seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga, terutama untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” katanya.
Mantri Rangga menilai persoalan kekeringan tidak cukup hanya ditangani ketika masyarakat sudah mengalami krisis air.
Menurutnya, pemerintah dan masyarakat perlu menyiapkan langkah antisipasi serta solusi jangka panjang, terutama bagi wilayah yang memiliki potensi mengalami kekeringan.
“Bantuan air bersih memang sangat membantu untuk kondisi sekarang. Tetapi ke depan kita juga harus memikirkan solusi permanen. Bagaimana sumber air bisa tersedia dan masyarakat memiliki akses air bersih secara berkelanjutan,” tuturnya.
Ia berharap pemerintah daerah terus memberikan perhatian kepada wilayah yang mengalami kesulitan air bersih, sekaligus memperkuat infrastruktur penyediaan air bagi masyarakat.
“Kita berharap persoalan air bersih ini menjadi perhatian bersama. Jangan sampai masyarakat hanya mendapatkan air ketika terjadi kekeringan. Infrastruktur dan sumber air yang berkelanjutan harus mulai dipikirkan,” katanya.
Warga Dusun Depong Kaler menyambut baik bantuan tersebut. Pasokan air bersih dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah semakin terbatasnya sumber air.
Bagi warga, kepedulian Mantri Rangga menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam menghadapi kondisi kekeringan. Koordinasi yang dilakukan juga menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat dapat menjadi penggerak hadirnya bantuan dari pemerintah.
Penyaluran bantuan air bersih oleh BPBD Kabupaten Subang menjadi bentuk nyata respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.
Mantri Rangga berharap kepedulian dan kolaborasi semacam ini terus diperkuat, sehingga persoalan kekeringan tidak hanya ditangani secara darurat, tetapi juga melalui solusi jangka panjang yang mampu menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Subang, Bapak Reynald Putra, Bunda Elita, Bapak Camat Cipunagara, serta BPBD Kabupaten Subang yang telah memberikan perhatian dan membantu masyarakat melalui penyaluran air bersih ini. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga yang terdampak kekeringan,” tambah Mantri Rangga. (ek)
