Acara berlangsung khidmat dan dihadiri para santri, jamaah, serta tamu undangan. Rangkaian kegiatan diisi dengan sholawat, tausiyah, dan doa bersama.
Pimpinan Lintang Astha, drh. H. Muhammad Burhan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa peringatan Maulid ini menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
"Tema tahun ini mengingatkan kita bahwa Rasulullah diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Mari kita jadikan beliau sebagai teladan sepanjang zaman dalam bersikap, beribadah, dan bermasyarakat," ujar drh. H. Muhammad Burhan.
Dua penceramah memberikan Tausiyah kepada jemaah Ust. Didin Badrudin,M.Pd dan Ust. Purnama.
Dalam ceramahnya Ust Purnama mengajak jemaah untuk menghidupkan kecintaan kepada Rasulullah melalui amalan nyata.
Rasulullah bukan hanya untuk dikenang sat Maulid.Tapi beliau harus kita hadirkan dalam akhlak kita setiap hari.menolong sesama,memaafkan dan menjaga persatuan adalah bagian dari meneladani beliau."Tuturnya"
Senada Ust Didin Badrudin,.M.Pd menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW diutus sebagai Rahmat bagi semesta alam beliau menjelaskan akhlak mulia dalam setiap aspek kehidupan,mulai dari keluarga,bermasyarakat,hingga bernegara.
Kuncinya Nabi adalah teladan sepanjang Zaman.jika kita ingin kehidupan yang berkah dan damai maka kuncinya adalah mengikuti Sunnah beliau. jujur, amanah, peduli sesama dan lembah lembut,"ujar Ust Didin Badrudin.
keduanya mengajak jamaah untuk menguatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui amalan, persatuan, dan kepedulian sosial.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keberkahan bagi seluruh umat.
(Yusup)


