Purwakarta – Tahapan pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Purwakarta terus berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan. Hingga batas akhir pengembalian formulir bakal calon Ketua KADIN Purwakarta dan pendaftaran peserta penuh pada Selasa (2/6/2026) pukul 15.00 WIB, tercatat hanya satu bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran Ketua KADIN Purwakarta.
Hal tersebut disampaikan oleh H. Thomas Darmawan, Ketua Steering Committee (SC) Mukab VII KADIN Kabupaten Purwakarta, saat memberikan keterangan kepada awak media.
Menurut Thomas, Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Karateker KADIN Kabupaten Purwakarta yang mendapat mandat dari KADIN Jawa Barat untuk melaksanakan seluruh rangkaian Mukab VII KADIN Kabupaten Purwakarta.
"Tugas utama kami sebagai Steering Committee dan Organizing Committee adalah memastikan seluruh tahapan Musyawarah Kabupaten berjalan sesuai mekanisme organisasi. Hari ini merupakan batas akhir pengembalian formulir bakal calon Ketua KADIN Purwakarta sekaligus penutupan pendaftaran peserta penuh Mukab VII KADIN Purwakarta," ujar Thomas.
Ia menjelaskan, hingga penutupan pendaftaran hanya terdapat satu orang yang mengambil sekaligus mengembalikan formulir pencalonan Ketua KADIN Kabupaten Purwakarta. Sementara itu, jumlah peserta penuh yang telah terdaftar dan memiliki hak suara dalam Mukab VII mencapai 35 peserta.
Setelah tahapan pendaftaran ditutup, panitia akan melaksanakan proses verifikasi terhadap seluruh dokumen yang telah disampaikan, baik oleh bakal calon ketua maupun peserta penuh.
"Tahapan berikutnya adalah verifikasi administrasi seluruh dokumen yang telah masuk. Setelah itu kami akan melakukan asistensi kepada KADIN Jawa Barat guna memperoleh persetujuan pelaksanaan Musyawarah Kabupaten KADIN Purwakarta VII yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juni 2026," jelasnya.
Thomas menambahkan, pelaksanaan Mukab VII KADIN Kabupaten Purwakarta direncanakan akan digelar di Prime Plaza Hotel Purwakarta, meskipun terkait teknis pelaksanaan dan rincian acara akan disampaikan lebih lanjut oleh Organizing Committee (OC).
Lebih jauh, Thomas berharap Mukab VII KADIN Purwakarta dapat menjadi momentum kebangkitan organisasi setelah cukup lama vakum dan belum berjalan optimal.
Menurutnya, selama ini berbagai sektor usaha di Kabupaten Purwakarta masih bergerak secara parsial dan sektoral, sehingga diperlukan wadah yang mampu menyatukan seluruh potensi dunia usaha untuk mendukung pembangunan daerah.
"Kita melihat selama ini banyak pelaku usaha bergerak pada sektornya masing-masing, baik di bidang konstruksi, perumahan, manufaktur maupun sektor lainnya. Ke depan, KADIN harus mampu menjadi rumah besar yang menyatukan seluruh kekuatan dunia usaha agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan Purwakarta," katanya.
Thomas juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Purwakarta di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang dinilainya bergerak cepat dalam melakukan berbagai inovasi dan improvisasi pembangunan daerah.
Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kami berharap melalui Mukab VII ini akan lahir sinergi yang kuat antara para pengusaha dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Saat ini pemerintah daerah menunjukkan komitmen yang sangat baik dalam mendorong pembangunan. Karena itu dunia usaha juga harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa terdapat tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian bersama antara KADIN dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, yakni peningkatan investasi daerah, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, serta penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
"KADIN harus mampu menjadi jembatan kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah. Jika investasi meningkat, infrastruktur berkembang, dan lapangan kerja terbuka luas, maka manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat Purwakarta. Itulah tujuan besar yang ingin kita capai melalui Mukab VII KADIN Purwakarta," pungkas Thomas.
Musyawarah Kabupaten VII KADIN Purwakarta diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus titik awal lahirnya kepengurusan yang mampu membangun sinergi lintas sektor guna memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purwakarta.(Red)
