PANGALENGAN —
Panglima Daerah Militer III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih S.E,. M.M., memimpin langsung Upacara Penutupan Pendidikan, Pelantikan dan Penyumpahan Prajurit Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2026 pada Rabu (9/9/2026). Acara berlangsung khidmat, di Lapangan Sapta Marga Dodik Secata Rindam III/Siliwangi Kampung Cikole Desa Margamukti Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung.
Sebanyak 1.452 lulusan pendidikan resmi dilantik menjadi Prajurit TNI Angkatan Darat dengan pangkat Prajurit Dua (Prada), setelah menuntaskan seluruh rangkaian pendidikan dan latihan dasar keprajuritan. Momen bersejarah ini, sekaligus ditandai dengan pengambilan Sumpah Prajurit sebagai wujud janji setia dan komitmen pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa dan negara.
Dalam amanatnya, bahwa Pangdam III/Siliwangi menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa bangga kepada seluruh mantan siswa Dikmata Infanteri dan Dikmata Kesehatan TNI AD Gelombang II TA 2026 yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik.
"Pelantikan hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam melaksanakan pengabdian sebagai prajurit TNI AD," tegas Pangdam.
Pangdam menekankan, bahwa Sumpah Prajurit yang baru saja diucapkan bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan janji suci yang wajib dipegang teguh dalam setiap langkah tugas. Para prajurit diimbau senantiasa mengedepankan keikhlasan, loyalitas dan tanggung jawab serta menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan berpedoman teguh pada Pancasila dan UUD 1945.
Selama menjalani pendidikan di Rindam III/Siliwangi, para prajurit telah dibekali kemampuan dasar keprajuritan, kedisiplinan, jiwa korsa, loyalitas dan integritas. Bekal tersebut, diharapkan menjadi landasan kokoh dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks ke depan.
Pangdam juga mengingatkan, agar terus meningkatkan kemampuan melalui semangat belajar dan beradaptasi, sehingga tumbuh menjadi prajurit yang profesional, tangguh dan adaptif.
"Jadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap langkah pengabdian. Jagalah kehormatan diri, keluarga, satuan dan institusi TNI AD serta hindari segala pelanggaran yang dapat merusak nama baik dan masa depan," pesannya.
Pada kesempatan tersebut Pangdam juga menyampaikan penghormatan dan apresiasi mendalam kepada para orang tua serta keluarga prajurit atas doa, keikhlasan dan dukungan yang diberikan selama proses pendidikan. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Danrindam III/Siliwangi beserta seluruh pembina, Gumil, pelatih dan unsur pendukung yang telah membina para siswa hingga berhasil menuntaskan pendidikan.
Pangdam meminta, agar penyelenggaraan pendidikan terus dievaluasi dan disempurnakan secara berkelanjutan, guna menyesuaikan dengan tuntutan tugas TNI AD yang kian berkembang.
Upacara yang berlangsung pukul 08.00–09.00 WIB ini dihadiri Irdam III/Siliwangi Brigjen TNI Robertson Ismail S.I.P,. M.Si,. M.M., Danrindam III/Siliwangi Briggen TNI Nurul Yakin S.E,. M.A., Ketua Persit KCK Daerah III/Siliwangi Ny. Riri Kosasih beserta pengurus, para Asisten dan Pa Lo Kodam III/Siliwangi, Danrem 062/TN, Dandim 0624/Kabupaten Bandung serta unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan perwakilan perusahaan setempat.
Rangkaian kegiatan meliputi pernyataan penutupan pendidikan, penanggal tanda Prajurit Siswa, pelantikan Tamtama, penerimaan ijazah dan piagam penghargaan, pengalungan medali, pembacaan keputusan pengangkatan, pengambilan Sumpah Prajurit hingga penandatanganan berita acara sumpah. (Hidayat)
Editor TM.

