oleh aeptatasurya@uinsgd.ac.id
Mencetak Ulama, Intelektual, dan Wirausahawan
Kabupaten Bandung,-
Pondok Pesantren Salafiyah Al-Jawahir, yang berlokasi di Pamekaran Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, adalah pesantren beraliran salaf yang didirikan pada tahun 2003, diridhoi oleh Al Magfrulloh Maqbullah Mama Sepuh KH Uyeh Baluqia Syakir orangtua dari Dra Hj.Astuti Puji Nisa Putri ke 8, Istri dari Drs. KH Mamat Saepul Qodir,MSi.
Hingga kini, beliau Pengasuh Pendiri Sesepuh/Pengasuh Utama, membimbing perjalanan lembaga yang terus tumbuh dan berkembang.
DULU — Awal Berdiri dan Latar Belakang
Sejarah Tetap Sejarah Al-Jawahir bermula dari pendirian Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ibnu Sina satu atap yang dibangun pada tahun 2003, dengan dukungan bantuan dari Kementerian Agama RI Pusat dan Pemerintah Australia. Pada tahun 2011, lembaga ini diperluas menjadi Pondok Pesantren Diniyah Formal yang menaungi jenjang RA, MTs, dan MA.
Pendirian ini berkat dukungan dan kerja sama berbagai tokoh pendidikan serta masyarakat setempat, antara lain :
- Drs. KH. Mamat Saeful Qodir, M.Si. (Purna Depag) Selalu di bersamai Dr.KH.Aep Tata Suryana,SH.MM.
- MBA (Dosen UIN SGD Bandung) bagian tak terpisahkan dalam Perjalanan sejarah.-
- Almarhum H. Bandi.
- Almarhum Drs. H. Totong Samsudin.
- (dari keluarga Apa Oha, Jelegong, Ciharuman, Kutawaringin, Soreang) beserta Dra. Hj. Astuti Fujinisa (Purna Depag). Adik dari Dr. KH. Yayan Hasuna Hudaya, M.Pd., Ketua MUI Kabupaten Bandung.
- Penerus Mama Sepuh KH. Uyeh Baluqia Syakir Su'jai, pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Yamisa Soreang di Jl. Lembur Tegal RT 02/RW 04, Pamekaran, Kecamatan Soreang.
Motivasi utama pendirian, adalah menjawab kebutuhan masyarakat akan lingkungan pendidikan Islam yang utuh dan menyeluruh. Sejak awal, Al-Jawahir menggabungkan pendidikan kitab Turats /kuning (nahwu, shorof, tafsir, fikih, dan cabang ilmu lainnya) dengan jenjang pendidikan formal, membentuk sistem pendidikan yang holistik kuat dalam Iman, Akhlak, serta Tradisi keilmuan para Ulama.
KINI - Profil Lengkap, Struktur Kepengurusan, dan Fokus Pendidikan
Al-Jawahir tetap berstatus sebagai pesantren salaf yang menekankan "pendidikan tradisi ulama", dikelola di bawah naungan Yayasan Pancasari yang menaungi seluruh lembaga pendidikan di lingkungan Al-Jawahir.
Struktur Kepemimpinan:
Jabatan Nama
Sesepuh / Pengasuh Utama KH. Mamat Saeful Qodir, M.Si.
Pimpinan Pesantren Dr. KH. Matin Shofwan Amarullah, S.Pd.I., M.Pd.
Pimpinan Pondok & Kepala Madrasah MTs–MA Dr. KH. A. Furqon Arifin istrinya Hj.Wita dan Della beserta para mantunya dan keluarga jelegong Ciharuman dan Para tokoh setempat.
Langkah Pengembangan
- Penguatan pendidik : Menggelar In-House Training (IHT) bertema pembelajaran mendalam dan digitalisasi pada Juli 2025, dibuka langsung oleh KH. Mamat Saeful Qodir.
- Prestasi santri : Meraih Juara 1 MTQ tingkat Kemenag Kabupaten Bandung (2023); mengikuti MQK Nasional, PPSN, POSPENAS, serta PORSADIN.
- Keseimbangan tradisi & kemajuan : Kitab kuning tetap menjadi inti kurikulum, sementara jenjang pendidikan formal dan pelatihan berkelanjutan memastikan santri siap menghadapi tantangan zaman.
ARAH PENGEMBANGAN - Masa Depan
Motto: "Menyemai Akhlak Islami, Menuju Masyarakat Madani, Menuai Kebahagiaan Ukhrowi."
Visi
Membentuk Santri yang cerdas, terampil dan berakhlakul karimah untuk mencapai kebahagiaan duniawi dan ukhrowi
Misi
1. Mendidik Santri agar menjadi generasi bangsa yang cerdas dan memiliki ilmu pengetahuan yang luas.
2. Mendidik Santri agar memiliki bekal keterampilan hidup, baik softskill maupur hardskill.
3. Mendidik Santri secara seimbang antara pengetahuan agama dan pengetahuan umum agar terbentuk insan paripurna.
4. Mendidik Santri agar menjadi generasi yang memiliki akidah yang kokoh serta berakhlak mulia.
ke depan tetap konsisten dengan cita - cita awal pendirian, diperkaya menjadi tiga pilar utama :
1. Penguatan Kualitas Pembelajaran
Guru didorong menjadi pendidik yang inspiratif di era digital, menghadirkan pembelajaran mendalam yang bermakna tanpa meninggalkan karakter salaf.
2. Integrasi Tradisi dan Modernitas
- Tetap menjaga kedalaman ilmu agama melalui tafaqquh fid-din dan penguasaan kitab turats;
- Memperkuat penguasaan bahasa Arab, bahasa Inggris, literasi digital, serta wawasan kebangsaan dan moderasi beragama;
- Menjunjung tinggi program prioritas Kementerian Agama RI maupun Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.
3. Kontinuitas Kepemimpinan & Sinergi
Kehadiran Drs. KH. Mamat Saeful Qodir, M.Si. sebagai sesepuh dibersamai Dr KH Aep Tata Surya,SH.MM, H.Asep,SH Para Masyakhih yang selalu hadir memberikan arahan strategis menjamin kelanggengan ruhiyah lembaga. Sinergi terus dibangun dengan Kemenag Kab Bandung, Pengurus MUI Kabupaten Bandung serta Akademik STAI Yamisa Soreang, memastikan Al-Jawahir tetap tumbuh dalam bingkai ukhuwah yang kokoh.
Tujuan akhirnya : melahirkan generasi yang tidak hanya saleh secara pribadi, tetapi juga cakap, mandiri, dan bermanfaat ulama yang berilmu, intelektual yang berakhlak, serta wirausahawan yang berkah.
Disusun berdasarkan catatan perkembangan Pondok Pesantren Salafiyah Al-Jawahir, Soreang–Kabupaten Bandung, per Oktober 2026.
(Redaksi)